Layanan Google Yang Digunakan Agus Maimun

agus maimunGoogle Indonesia memperkenalkan beberapa fitur andalan berfungsi sebagai media untuk menjangkau para pemilih Indonesia yang mayoritas telah melek teknologi, supaya jadi konstituen bagi siapa saja yang maju dalam proses calon legislatif di tahun 2014 ini.

Melalui laman Google+, seorang calon legislatif seperti saya mampu melihat perkembangan serta topik yang sedang hangat dibicarakan di suatu daerah. Dengan mengetahui hal tersebut, saya dapat memberikan pandangan alternatif untuk merangkul mereka.

Saya bisa lihat topik apa yang sedang hangat, mereka lagi ngomongin apa? saya tahu konteksnya apa? Tinggal buka di google.co.id/trends, semua trend di sana berdasarkan pengetikan di google search. saya juga bisa merunut lagi per-provinsi dengan keyword yang sama, jadi tahu detailnya.

Di Google Trends juga, masyarakat akan melihat lebih detail lagi dengan merunut pada tahun, topik dan website yang menjadi objek pembahasannya.

Ada juga media Youtube dimana semua orang bisa membuat channel pribadi dengan menampilkan biografi, rekam jejak atau film yang menampilkan prestasi di Youtube. siapapun dapat memiliki playlist sesuai keinginannya disertai dengan kostumisasi halaman.

Riset dari Google menjelaskan bahwa Youtube menjadi produk dari Google yang sangat populer saat ini. Sebanyak 85 persen masyarakat mengatakan youtube memiliki banyak pilihan/konten, 75 persen menganggap Youtube relevan untuk dirinya, sementara 66 persen mengatakan bahwa Youtube sangat mudah untuk ditemukan konten yang disukai dibanding TV.

Yang saya contohkan disini adalah SBY yang sudah punya channel pribadi di Youtube yang diisi dengan video-video pribadinya, SBY tidak harus eksis lewat media tradisional seperti di TV atau Radio.

Kontrolnya pada diri kita sendiri, tanpa ada filter. Ada juga saluran Pemprov DKI, setiap meeting diupload, dan ini membantu proses meeting lebih transparan, ini sangat mendidik dan membantu untuk memilih pilihan yang tepat. Ini juga yang saya pernah lakukan di DPRD Jawa Timur.

Menggunakan website Youtube, ada tiga hal yang harus jadi perhatian saya. Pertama, membuat saluran youtube untuk saya sendiri dan partai saya PAN harus ada konsistensi rencana untuk upload konten yang sudah di rencanakan.

“Langkah kedua, video yang saya unggah harus orisinil dan otentik, waktunya di bawah 5 menit, jadi berisi pesan pendek yang langsung tertuju pada maksud video yang akan saya upload.

Sementara langkah ketiga, membangun percakapan dengan pemirsa saluran melalui tanggapan terhadap komentar video. Jadi harus komunikasi dua arah, kalau tidak mau interaksi dengan dua arah, jangan coba-coba gabung ke generasi ini, karena generasi sekarang adalah mereka yang akan terus mencari jawaban. saya juga harus siap mental dan terima kritik.

Selain itu, ada juga tools Google Hang Out yaitu platform dari google yang memungkinkan bisa merangkul jauh lebih dalam lagi dengan menjalin komunikasi facetime. Tools video konference ini hanya mampu menggaet maksimal 10 koneksi. Tapi, jika menggunakan fitur ‘On Air’ yang ada di Google Hang Out itu, seluruh dunia dapat menyaksikan percakapan 10 orang tersebut.

Saya contohkan presiden SBY yang pernah saya lihat menggunakan Google Hangout saat berkomunikasi dengan beberapa kepala lembaga pemerintahan untuk mencek penanganan musibah kebakaran di Riau dan gempa di Aceh. Begitu juga Obama yang memakai fitur ini saat menangani soal immigrasi.

Google Hang Out berhubungan langsung dengan youtube. Percakapan di Hang Out akan terekam di saluran youtube anda otomatis, ada pilihannya. apakah mau share atau private.

Untuk links streamingnya tidak harus punya acount email gmail lansung buka yotube juga bisa untuk melihatnya, bisa kita share di Twitter, Facebook dan media sosial lainnya. Bisa juga mempromosikan video chatnya yang telah diedit dengan latar musik dan gambar yang lebih jernih untuk menarik minat para pemilih.

agus maimun